ATHEROSKLEROSIS DAN ANTIHIPERLIPIDEMIA


  1. ATHEROSKLEROSIS
Atherosklerosis berasal dari bahasa Yunani “ather” yang artinya bubur dan sclerosis artinya pengerasan. Atherosclerosis adalah pengerasan dan penebalan dinding pembuluh darah arteri besar dan sedang akibat plaque dimulai dari lapisan intima bagian pembuluh darah paling dalam yang kemudian meluas juga ke lapisan media dari pembuluh darah yang terjadi karena proses pengendapan lemak, komplek karbohidrat dan produk darah, jaringan ikat dan calcium.

Keadaan ini akan menyebabkan hilangnya elastisitas arteri disertai perubahan degenerasi lapisan media dan intima. Pada bagian tengah bercak terdapat gumpalan yang mengandung lemak. Bercak berlemak dengan inti besar yang disebut atheroma, menonjol ke dalam lumen pembuluh darah, dapat menyumbat aliran darah dan menimbulkan komplikasi yang serius.

Selain menyerang jantung, atherosklerosis dapat menyerang arteri pada otak, ginjal, organ vital lainnya dan ekstremitas. Bila atherosclerosis terjadi pada arteri coronaria dapat menimbulkan penyakit jantung yang dapat menyebabkan kematian.
Senyawa koordinasi merupakan suatu senyawa yang terdiri dari atom logam dan ligan. Ligan mayoritas merupakan senyawa organik dan anion anorganik, yang dapat memberikan donor atom sehingga dapat bertindak sebagai ligan.  Ligan merupakan zat netral atau anionik. Ligan netral, seperti ammonia (NH3) atau karbon monoksida (CO) dalam keadaan bebas pun merupakan molekul yang stabil, semenatara ligan anionik, seperti Cl- atau C5H5-, distabilkan hanya jika dikoordinasikan ke atom logam pusat. Ligan dengan satu atom pengikat disebut ligan monodentat, dan yang memiliki lebih dari satu atom pengikat disebut ligan polidentat, yang juga disebut ligan khelat. Jumlah atom yang diikat pada atom pusat disebut dengan bilangan koordinasi. Penggabungan ligan tersebut dengan suatu ion logam sebagai atom pusat akan menghasilkan senyawa koordinasi atau senyawa kompleks atau senyawa khelat, disebut senyawa khelat karena kompleks ligan sebagai khelator (memiliki pasangan elektron bebas) mencekram atom pusat dengan sangat kuat. Senyawa kompleks dapat terbentuk secara alamiah maupun dari proses industri.
Dalam biokimia dan ilmu farmasi, kompleks ligan ini dapat digunakan untuk mengikat logam yang berkedudukan kurang baik di dalam tubuh (bersifat racun), sehingga logam tersebut dapat bersifat netral di dalam tubuh. Proses pengikatan ini terjadi di dalam membran sel. Ikatan antara ligan dengan suatu logam atau biasa disebut khelation ini dapat digunakan untuk membantu mendesain obat khelat (terapi khelat) yang dapat bereaksi dengan jalan in vivo. Khelator yang digunakan pada pembahasan ini adalah khelat EDTA, karena EDTA sangat baik untuk mengikat kelebihan logam Ca2+ didalam tubuh yang menyebabkan penyakit Atherosklerosis, yaitu suatu penyakit yang menyebabkan terjadinya pengerasan pembuluh darah nadi. Selain kedua penyakit itu, kelebihan logam Ca2+ dalam tubuh juga dapat menyebabkan berbagai penyakit lain stroke, pembekuan jaringan, dsb. Tetapi, dalam pembahasan ini akan lebih ditonjolkan efek kelebihan kalsium pada penyakit Atherosklerosis.
  1. ANTIHIPERLIPIDEMIA
Hiperlipidemia adalah suatu kondisi  kadar lipid darah yang melebihi kadar normalnya. Hiperlipidemia disebut juga peningkatan lemak dalam darah dan karena sering disertai peningkatan beberapa fraksi lipoprotein, disebut juga hiperlipoproteinemia. Hiperlipidemik dapat berupa hiperkolesterolemia dan hipertrigliseridemia (Kumalasari, 2005).
Lemak (disebut juga lipid) adalah zat yang kaya energi, yang berfungsi sebagai sumber energi utama untuk proses metabolisme tubuh. Lemak diperoleh dari makanan atau dibentuk di dalam tubuh, terutama di hati dan bisa disimpan di dalam sel-sel lemak untuk digunakan di kemudian hari. Sel-sel lemak juga melindungi tubuh dari dingin dan membantu melindungi tubuh terhadap cedera. Lemak merupakan komponen penting dari selaput sel, selubung saraf yang membungkus sel-sel saraf serta empedu. Dua lemak utama dalam darah adalah kolesterol dan trigliserida. Lemak mengikat dirinya pada protein tertentu sehingga bisa larut dalam darah; gabungan antara lemak dan protein ini disebut lipoprotein. Lipoprotein yang utama adalah :
1.         Kilomikron
2.         VLDL(Very Low Density Lipoproteins)
3.         LDL (Low Density Lipoproteins)
4.         HDL(High Density Lipoproteins)
Niasin (asam nikotinat)
Asam nikotinat mempunyai kemampuan menurunkan lipid yang luas, tetapi penggunaaan dalam klinik terbatas karena efek samping yang tidak menyenangkan. Mekanisme kerja: pada dosis dalam gram, niasin (NYE a sin) merupakan vitamin larut air, menghambat lipolisis dengan kuat dalam jaringan lemak-penghasil utama asam lemak bebas yang beredar. Hati umumnya menggunakan asam lemak dalam sirkulasi sebagai precursor utama untuk sintesis triasilgliserol. Karena itu, niasin menyebabkan penurunan sintesis triasilgliserol yang diperlukan untuk produksi VLDL (lipoprotein densitas sangat rendah). Lipoprotein densitas rendah (LDL, lipoprotein kaya kolesterol) berasal dari VLDL dalam plasma. Karena itu, reduksi VLDL juga mengakibatkan penurunan konsentrasi LDL plasma. Dengan demikian, baik triasilgliserol (dalam VLDL) dan kolesterol (dalam VLDL dan LDL) dalam plasma menjadi rendah. Selanjutnya, pengobatan dengan niasin akan meningkatkan kadar kolesterol-HDL (HDL merupakan karier kolesterol yang “baik”). Selanjutnya, dengan meningkatkan sekresi aktivator plasminogen jaringan dan merendahkan fibrinogen plasma, niasin dapat mengubah beberapa disfungsi sel endotel penyebab thrombosis yang ada kaitannya dengan hiperkolesterolemia dan aterosklerosis.
Penggunaan dalam terapi : niasin merendahkan kadar plasma kolesterol dan triasilgliserol. Karena itu, obat ini berguna pada pengobatan hiperlipoproteinemia tipe II b dan IV, dengan VLDL dan LDL naik. Niasin juga diguanakan untuk pengobatan hiperkolesterolemia lain yang berat, sering dengan kombinasi antihiperlipidemia lain. Selain itu, obat ini merupakan obat antihiperlipidemia paling poten untuk meningkatkan kadar HDL plasma.
Farmakokinetik : niasin diberikan per oral. Zat ini diubah dalam tubuh menjadi nikotinamid yang dimasukkan dalam kofaktor nikotinamid adenine dinukleotida (NAD). Niasin adalah derivat nikotinamid dan metabolit lain dikeluarkan dalam urin. Nikotinamid sendiri tidak menurunkan kadar lipid dalam plasma.
Efek samping : efek samping niasin yang paling menonjol adalah kemerahan pada kulit (disertai perasaan panas yang tidak nyaman) dan pruritus. Pemberian aspirin sebelum minum niasin mengurangi rasa panas yang diantar oleh prostaglandin. Beberapa pasien juga mengalami mual dan sakit pada abdomen. Asam nikotinat menghambat sekresi tubular asam urat dan karena itu mudah terjadi hiperurisemia dan pirai. Telah dilaporkan adanya gangguan toleransi glukosa dan hepatotoksisitas.
  1. Jelaskan pengertian atherosclerosis menurut anda!
  2. Jelaskan pengertian antihiperlipidemia menurut anda!
  3. Sebutkan contoh obat atherosclerosis dan antihiperlipidemia !

Komentar

  1. Saat akan menjawab pertanyaan no 1 ini, aterosklerosis adalah penyakit umum di mana endapan lemak yang disebut plak saya atheromatous muncul di lapisan dalam arteri. Pembentukan plak ini dimulai dengan pengendapan kristal kolesterol kecil di intima dan otot polos yang mendasarinya. Kemudian plak tumbuh dengan proliferasi jaringan berserat dan otot polos dan tonjolan di dalam arteri dan akibatnya mengurangi aliran darah. Produksi jaringan ikat oleh fibroblas dan pengendapan kalsium dalam lesi menyebabkan sklerosis atau pengerasan arteri. Akhirnya, permukaan arteri yang tidak rata menghasilkan pembentukan bekuan dan trombosis, yang mengarah ke penyumbatan aliran darah secara mendadak.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Saya sependapat dengan anggun,dimana Aterosklerosis adalah penyakit akibat respon peradangan pada pembuluh darah (arteri besar dan sedang), bersifat progresif, yang ditandai dengan deposit massa kolagen, kolesterol, produk buangan sel dan kalsium, disertai proliferasi miosit yang menimbulkan penebalan dan pengerasan dinding arteri, sehingga mengakibatkan kekakuan dan kerapuhan arteri

      Hapus
    2. Terima kasih atas pemaparan dan jawabannya 😊

      Hapus
  2. wah artikelnya cukup memuaskan nih, bisa jadi referensi buat tugas kuliah
    mau coba jawab pertanyaan kedua nih, antihiperlipidemia merupakan obat yang digunakan untuk dislipidemia (misalnya dengan cara mengurangi level lemak pada darah). Secara menyeluruh, biasanya obat-obat ini menurunkan jumlah kolesterol dan LDL (low density lipoprotein) dalam darah dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein). Beberapa obat yang termasuk di dalamnya antara lain statin (yang lebih dikenal sebagai HMG-CoA (Hydroxymethylglutaryl-coenzim A) reductase inhibitor), fibrat, ezetimib, bile-acid binding resin (resin pengikat asam empedu, misalnya colestipol, colestyramine) dan asam nikotinat (niacin).

    BalasHapus
  3. Aterosklerosis adalah hasil dari hiperlipidemia dan oksidasi lipid yang menjadi penyebab utama kematian di negara maju. Ini adalah penyakit intima vaskular, di mana semua sistem vaskular dari aorta ke arteri koroner dapat dilibatkan dan ditandai oleh plak intima. Istilah atherosclerosis berasal dari Yunani, yang berarti penebalan lapisan intima arteri dan akumulasi lemak. Bahan lemak terletak di pusat inti plak, ditutupi oleh topi berserat. Istilah ini, aterosklerosis terdiri dari dua bagian; atherosis (akumulasi lemak yang disertai oleh beberapa makrofag) dan sklerosis (lapisan fibrosis yang terdiri dari sel otot polos [SMC], leukosit, dan jaringan ikat).

    BalasHapus
  4. Atherosclerosis adalah penyakit di mana plak terbentuk di dinding arteri. Akibatnya, arteri menjadi lebih tebal. Arteri adalah pembuluh darah berotot yang membawa darah dari jantung.

    BalasHapus
  5. Hai dyah saya coba bantu menjawab ya. Aterosklerosis adalah suatu perubahan yang terjadi pada dinding arteri
    yang ditandai dengan dengan akumulasi lipid ekstra sel, rekrutmen dan akumulasi leukosit, pembentukan sel busa, migrasi dan proliferasi miosit, deposit matrik ekstra sel (misalnya: kolagen, kalsium), yang diakibatkan oleh multifactor berbagai patogenesis yang bersifat kronik progresif, fokal atau difus serta memiliki manifestasi akut ataupun kronik yang menimbulkan penebalan dan kekakuan pada pembuluh arteri.

    BalasHapus
  6. Hallo Dyah.
    Saya akan menjawab pertanyaan nomor 1.
    Aterosklerosis adalah penyakit akibat respon peradangan pada pembuluh darah (arteri besar dan sedang), bersifat progresif, yang ditandai dengan deposit massa kolagen, lemak, kolesterol, produk buangan sel dan kalsium, disertai proliferasi miosit yang menimbulkan penebalan dan pengerasan dinding arteri, sehingga mengakibatkan kekakuan dan kerapuhan arteri.
    Terimakasih.

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hayy Yustika terima kasih atas pemaparannya 😊

      Hapus
  7. Baiklah saya akan menjawab pertanyaan nomor 1 yaitu aterosklorosis adalah penebalan dinding arteri

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hay kak Roli terima kasih atas tanggapannya 😊

      Hapus
  8. Aterosklerosis adalah penebalan dinding arteri

    BalasHapus
  9. Aterosklerosis adalah hasil dari hiperlipidemia dan oksidasi lipid yang menjadi penyebab utama kematian di negara maju. Ini adalah penyakit intima vaskular, di mana semua sistem vaskular dari aorta ke arteri koroner dapat dilibatkan dan ditandai oleh plak intima. Istilah atherosclerosis berasal dari Yunani, yang berarti penebalan lapisan intima arteri dan akumulasi lemak. Bahan lemak terletak di pusat inti plak, ditutupi oleh topi berserat. Istilah ini, aterosklerosis terdiri dari dua bagian; atherosis (akumulasi lemak yang disertai oleh beberapa makrofag) dan sklerosis (lapisan fibrosis yang terdiri dari sel otot polos [SMC], leukosit, dan jaringan ikat).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai Halimah terima kasih atas pemaparannya 😊

      Hapus
  10. hai dyah sy akan mnjwb soal nmr 2. yaitu antihiperlipidemia merupakan obat yang digunakan untuk dislipidemia (misalnya dengan cara mengurangi level lemak pada darah). Secara menyeluruh, biasanya obat-obat ini menurunkan jumlah kolesterol dan LDL (low density lipoprotein) dalam darah dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein). Beberapa obat yang termasuk di dalamnya antara lain statin (yang lebih dikenal sebagai HMG-CoA (Hydroxymethylglutaryl-coenzim A) reductase inhibitor), fibrat, ezetimib, bile-acid binding resin (resin pengikat asam empedu, misalnya colestipol, colestyramine) dan asam nikotinat (niacin).

    BalasHapus
  11. Hallo Dyah.
    Saya akan menjawab pertanyaan nomor 1.
    Aterosklerosis adalah penyakit akibat respon peradangan pada pembuluh darah (arteri besar dan sedang), bersifat progresif, yang ditandai dengan deposit massa kolagen, lemak, kolesterol, produk buangan sel dan kalsium, disertai proliferasi miosit yang menimbulkan penebalan dan pengerasan dinding arteri, sehingga mengakibatkan kekakuan dan kerapuhan arteri.
    Terimakasih.

    BalasHapus
  12. Haii duah, bantu jawab nomor 1 yaa, menurut saya Artherosclerosis merupakan keadaan terbentuknya bercak yang menebal dari dinding arteri bagian
    dalam dan dapat menutup saluran dari aliran darah dalam arteri koronaria. Bila penyempitan terjadi
    pada pembuluh darah jantung dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.

    BalasHapus
  13. Hai dyah saya coba bantu menjawab ya. Aterosklerosis adalah suatu perubahan yang terjadi pada dinding arteri
    yang ditandai dengan dengan akumulasi lipid ekstra sel, rekrutmen dan akumulasi leukosit, pembentukan sel busa, migrasi dan proliferasi miosit, deposit matrik ekstra sel (misalnya: kolagen, kalsium), yang diakibatkan oleh multifactor berbagai patogenesis yang bersifat kronik progresif, fokal atau difus serta memiliki manifestasi akut ataupun kronik yang menimbulkan penebalan dan kekakuan pada pembuluh arteri.

    BalasHapus
  14. Hai dyah saya coba bantu menjawab ya. Aterosklerosis adalah suatu perubahan yang terjadi pada dinding arteri
    yang ditandai dengan dengan akumulasi lipid ekstra sel, rekrutmen dan akumulasi leukosit, pembentukan sel busa, migrasi dan proliferasi miosit, deposit matrik ekstra sel (misalnya: kolagen, kalsium), yang diakibatkan oleh multifactor berbagai patogenesis yang bersifat kronik progresif, fokal atau difus serta memiliki manifestasi akut ataupun kronik yang menimbulkan penebalan dan kekakuan pada pembuluh arteri

    BalasHapus
  15. wah artikelnya cukup memuaskan nih, bisa jadi referensi buat tugas kuliah
    mau coba jawab pertanyaan kedua nih, antihiperlipidemia merupakan obat yang digunakan untuk dislipidemia (misalnya dengan cara mengurangi level lemak pada darah). Secara menyeluruh, biasanya obat-obat ini menurunkan jumlah kolesterol dan LDL (low density lipoprotein) dalam darah dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein). Beberapa obat yang termasuk di dalamnya antara lain statin (yang lebih dikenal sebagai HMG-CoA (Hydroxymethylglutaryl-coenzim A) reductase inhibitor), fibrat, ezetimib, bile-acid binding resin (resin pengikat asam empedu, misalnya colestipol, colestyramine) dan asam nikotinat (niacin).

    BalasHapus
    Balasan
    1. Hai lexsa terima kasih atas pemaparan jawabannya 😊

      Hapus
  16. Hai dyah,, pemaparannya baik sekali sangat membantu saya dalam memahaminya

    BalasHapus
  17. Aterosklerosis adalah hasil dari hiperlipidemia dan oksidasi lipid yang menjadi penyebab utama kematian di negara maju. Ini adalah penyakit intima vaskular, di mana semua sistem vaskular dari aorta ke arteri koroner dapat dilibatkan dan ditandai oleh plak intima. Istilah atherosclerosis berasal dari Yunani, yang berarti penebalan lapisan intima arteri dan akumulasi lemak. Bahan lemak terletak di pusat inti plak, ditutupi oleh topi berserat. Istilah ini, aterosklerosis terdiri dari dua bagian; atherosis (akumulasi lemak yang disertai oleh beberapa makrofag) dan sklerosis (lapisan fibrosis yang terdiri dari sel otot polos [SMC], leukosit, dan jaringan ikat).

    BalasHapus
  18. Hai diah. saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomro 3.
    contoh obat antihiperlipidemia dari golonga Derivat Asam Fibrat adalah Fibrat-Klofibrat-Bezafibrat dan Gemfibrozil yang menurunkan kadar trigliserida darah. Obat ini sedikit menurunkan kadar kolesterol. Digunakan terutama untuk menurunkan VLDL pada hiperlipidemia tipe IIb, III dan V. Mekanisme kerja : memacu aktivitas lipase lipoprotein, sehingga menghidrolisis trigliserida pada kilomikron dan VLDL.

    BalasHapus
  19. Haloo diah, jawaban no 1 Aterosklerosis adalah penyakit umum di mana endapan lemak yang disebut plak saya atheromatous muncul di lapisan dalam arteri. Pembentukan plak ini dimulai dengan pengendapan kristal kolesterol kecil di intima dan otot polos yang mendasarinya. Kemudian plak tumbuh dengan proliferasi jaringan berserat dan otot polos dan tonjolan di dalam arteri dan akibatnya mengurangi aliran darah. Produksi jaringan ikat oleh fibroblas dan pengendapan kalsium dalam lesi menyebabkan sklerosis atau pengerasan arteri. Akhirnya, permukaan arteri yang tidak rata menghasilkan pembentukan bekuan dan trombosis, yang mengarah ke penyumbatan aliran darah secara mendadak.

    BalasHapus
  20. hy dyah artikel anda sangat membantu saya
    terimakasih

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan Populer