ATHEROSKLEROSIS DAN ANTIHIPERLIPIDEMIA
- ATHEROSKLEROSIS
Atherosklerosis berasal dari bahasa
Yunani “ather” yang artinya bubur dan sclerosis artinya pengerasan.
Atherosclerosis adalah pengerasan dan penebalan dinding pembuluh darah arteri
besar dan sedang akibat plaque dimulai dari lapisan intima bagian pembuluh
darah paling dalam yang kemudian meluas juga ke lapisan media dari pembuluh
darah yang terjadi karena proses pengendapan lemak, komplek karbohidrat dan
produk darah, jaringan ikat dan calcium.
Keadaan ini akan menyebabkan hilangnya elastisitas arteri disertai perubahan degenerasi lapisan media dan intima. Pada bagian tengah bercak terdapat gumpalan yang mengandung lemak. Bercak berlemak dengan inti besar yang disebut atheroma, menonjol ke dalam lumen pembuluh darah, dapat menyumbat aliran darah dan menimbulkan komplikasi yang serius.
Selain menyerang jantung, atherosklerosis dapat menyerang arteri pada otak, ginjal, organ vital lainnya dan ekstremitas. Bila atherosclerosis terjadi pada arteri coronaria dapat menimbulkan penyakit jantung yang dapat menyebabkan kematian.
Keadaan ini akan menyebabkan hilangnya elastisitas arteri disertai perubahan degenerasi lapisan media dan intima. Pada bagian tengah bercak terdapat gumpalan yang mengandung lemak. Bercak berlemak dengan inti besar yang disebut atheroma, menonjol ke dalam lumen pembuluh darah, dapat menyumbat aliran darah dan menimbulkan komplikasi yang serius.
Selain menyerang jantung, atherosklerosis dapat menyerang arteri pada otak, ginjal, organ vital lainnya dan ekstremitas. Bila atherosclerosis terjadi pada arteri coronaria dapat menimbulkan penyakit jantung yang dapat menyebabkan kematian.
Senyawa koordinasi merupakan suatu
senyawa yang terdiri dari atom logam dan ligan. Ligan mayoritas merupakan
senyawa organik dan anion anorganik, yang dapat memberikan donor atom sehingga
dapat bertindak sebagai ligan. Ligan merupakan zat netral atau anionik.
Ligan netral, seperti ammonia (NH3) atau karbon monoksida (CO) dalam keadaan
bebas pun merupakan molekul yang stabil, semenatara ligan anionik, seperti Cl-
atau C5H5-, distabilkan hanya jika dikoordinasikan ke atom logam pusat. Ligan
dengan satu atom pengikat disebut ligan monodentat, dan yang memiliki lebih
dari satu atom pengikat disebut ligan polidentat, yang juga disebut ligan
khelat. Jumlah atom yang diikat pada atom pusat disebut dengan bilangan
koordinasi. Penggabungan ligan tersebut dengan suatu ion logam sebagai atom
pusat akan menghasilkan senyawa koordinasi atau senyawa kompleks atau senyawa
khelat, disebut senyawa khelat karena kompleks ligan sebagai khelator (memiliki
pasangan elektron bebas) mencekram atom pusat dengan sangat kuat. Senyawa
kompleks dapat terbentuk secara alamiah maupun dari proses industri.
Dalam biokimia dan ilmu farmasi, kompleks
ligan ini dapat digunakan untuk mengikat logam yang berkedudukan kurang baik di
dalam tubuh (bersifat racun), sehingga logam tersebut dapat bersifat netral di
dalam tubuh. Proses pengikatan ini terjadi di dalam membran sel. Ikatan antara
ligan dengan suatu logam atau biasa disebut khelation ini dapat digunakan untuk
membantu mendesain obat khelat (terapi khelat) yang dapat bereaksi dengan
jalan in vivo. Khelator
yang digunakan pada pembahasan ini adalah khelat EDTA, karena EDTA sangat baik
untuk mengikat kelebihan logam Ca2+ didalam tubuh yang menyebabkan penyakit
Atherosklerosis, yaitu suatu penyakit yang menyebabkan terjadinya pengerasan
pembuluh darah nadi. Selain kedua penyakit itu, kelebihan logam Ca2+ dalam
tubuh juga dapat menyebabkan berbagai penyakit lain stroke, pembekuan jaringan,
dsb. Tetapi, dalam pembahasan ini akan lebih ditonjolkan efek kelebihan kalsium
pada penyakit Atherosklerosis.
- ANTIHIPERLIPIDEMIA
Hiperlipidemia
adalah suatu kondisi kadar lipid darah yang melebihi kadar normalnya.
Hiperlipidemia disebut juga peningkatan lemak dalam darah dan karena sering
disertai peningkatan beberapa fraksi lipoprotein, disebut juga
hiperlipoproteinemia. Hiperlipidemik dapat berupa hiperkolesterolemia dan
hipertrigliseridemia (Kumalasari, 2005).
Lemak
(disebut juga lipid) adalah zat yang kaya energi, yang berfungsi sebagai
sumber energi utama untuk proses metabolisme tubuh. Lemak diperoleh dari
makanan atau dibentuk di dalam tubuh, terutama di hati dan bisa disimpan di
dalam sel-sel lemak untuk digunakan di kemudian hari. Sel-sel lemak juga
melindungi tubuh dari dingin dan membantu melindungi tubuh terhadap cedera.
Lemak merupakan komponen penting dari selaput sel, selubung saraf yang
membungkus sel-sel saraf serta empedu. Dua lemak utama dalam darah adalah kolesterol
dan trigliserida. Lemak mengikat dirinya pada protein tertentu
sehingga bisa larut dalam darah; gabungan antara lemak dan protein ini disebut lipoprotein.
Lipoprotein yang utama adalah :
1.
Kilomikron
2.
VLDL(Very Low Density Lipoproteins)
3.
LDL (Low Density Lipoproteins)
4.
HDL(High Density Lipoproteins)
Niasin (asam
nikotinat)
Asam
nikotinat mempunyai kemampuan menurunkan lipid yang luas, tetapi penggunaaan
dalam klinik terbatas karena efek samping yang tidak menyenangkan. Mekanisme
kerja: pada dosis dalam gram, niasin (NYE a sin) merupakan vitamin larut air,
menghambat lipolisis dengan kuat dalam jaringan lemak-penghasil utama asam
lemak bebas yang beredar. Hati umumnya menggunakan asam lemak dalam sirkulasi
sebagai precursor utama untuk sintesis triasilgliserol. Karena itu, niasin
menyebabkan penurunan sintesis triasilgliserol yang diperlukan untuk produksi
VLDL (lipoprotein densitas sangat rendah). Lipoprotein densitas rendah (LDL,
lipoprotein kaya kolesterol) berasal dari VLDL dalam plasma. Karena itu,
reduksi VLDL juga mengakibatkan penurunan konsentrasi LDL plasma. Dengan
demikian, baik triasilgliserol (dalam VLDL) dan kolesterol (dalam VLDL dan LDL)
dalam plasma menjadi rendah. Selanjutnya, pengobatan dengan niasin akan
meningkatkan kadar kolesterol-HDL (HDL merupakan karier kolesterol yang
“baik”). Selanjutnya, dengan meningkatkan sekresi aktivator plasminogen
jaringan dan merendahkan fibrinogen plasma, niasin dapat mengubah beberapa
disfungsi sel endotel penyebab thrombosis yang ada kaitannya dengan
hiperkolesterolemia dan aterosklerosis.
Penggunaan
dalam terapi : niasin merendahkan kadar plasma kolesterol dan triasilgliserol.
Karena itu, obat ini berguna pada pengobatan hiperlipoproteinemia tipe II b dan
IV, dengan VLDL dan LDL naik. Niasin juga diguanakan untuk pengobatan
hiperkolesterolemia lain yang berat, sering dengan kombinasi antihiperlipidemia
lain. Selain itu, obat ini merupakan obat antihiperlipidemia paling poten untuk
meningkatkan kadar HDL plasma.
Farmakokinetik
: niasin diberikan per oral. Zat ini diubah dalam tubuh menjadi nikotinamid
yang dimasukkan dalam kofaktor nikotinamid adenine dinukleotida (NAD). Niasin
adalah derivat nikotinamid dan metabolit lain dikeluarkan dalam urin.
Nikotinamid sendiri tidak menurunkan kadar lipid dalam plasma.
Efek samping
: efek samping niasin yang paling menonjol adalah kemerahan pada kulit
(disertai perasaan panas yang tidak nyaman) dan pruritus. Pemberian aspirin
sebelum minum niasin mengurangi rasa panas yang diantar oleh prostaglandin.
Beberapa pasien juga mengalami mual dan sakit pada abdomen. Asam nikotinat
menghambat sekresi tubular asam urat dan karena itu mudah terjadi hiperurisemia
dan pirai. Telah dilaporkan adanya gangguan toleransi glukosa dan
hepatotoksisitas.
- Jelaskan pengertian atherosclerosis menurut anda!
- Jelaskan pengertian antihiperlipidemia menurut anda!
- Sebutkan contoh obat atherosclerosis dan antihiperlipidemia !


Saat akan menjawab pertanyaan no 1 ini, aterosklerosis adalah penyakit umum di mana endapan lemak yang disebut plak saya atheromatous muncul di lapisan dalam arteri. Pembentukan plak ini dimulai dengan pengendapan kristal kolesterol kecil di intima dan otot polos yang mendasarinya. Kemudian plak tumbuh dengan proliferasi jaringan berserat dan otot polos dan tonjolan di dalam arteri dan akibatnya mengurangi aliran darah. Produksi jaringan ikat oleh fibroblas dan pengendapan kalsium dalam lesi menyebabkan sklerosis atau pengerasan arteri. Akhirnya, permukaan arteri yang tidak rata menghasilkan pembentukan bekuan dan trombosis, yang mengarah ke penyumbatan aliran darah secara mendadak.
BalasHapusSaya sependapat dengan anggun,dimana Aterosklerosis adalah penyakit akibat respon peradangan pada pembuluh darah (arteri besar dan sedang), bersifat progresif, yang ditandai dengan deposit massa kolagen, kolesterol, produk buangan sel dan kalsium, disertai proliferasi miosit yang menimbulkan penebalan dan pengerasan dinding arteri, sehingga mengakibatkan kekakuan dan kerapuhan arteri
HapusTerima kasih atas pemaparan dan jawabannya π
Hapuswah artikelnya cukup memuaskan nih, bisa jadi referensi buat tugas kuliah
BalasHapusmau coba jawab pertanyaan kedua nih, antihiperlipidemia merupakan obat yang digunakan untuk dislipidemia (misalnya dengan cara mengurangi level lemak pada darah). Secara menyeluruh, biasanya obat-obat ini menurunkan jumlah kolesterol dan LDL (low density lipoprotein) dalam darah dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein). Beberapa obat yang termasuk di dalamnya antara lain statin (yang lebih dikenal sebagai HMG-CoA (Hydroxymethylglutaryl-coenzim A) reductase inhibitor), fibrat, ezetimib, bile-acid binding resin (resin pengikat asam empedu, misalnya colestipol, colestyramine) dan asam nikotinat (niacin).
Hai Dila terima kasih atas pemaparannya π
HapusAterosklerosis adalah hasil dari hiperlipidemia dan oksidasi lipid yang menjadi penyebab utama kematian di negara maju. Ini adalah penyakit intima vaskular, di mana semua sistem vaskular dari aorta ke arteri koroner dapat dilibatkan dan ditandai oleh plak intima. Istilah atherosclerosis berasal dari Yunani, yang berarti penebalan lapisan intima arteri dan akumulasi lemak. Bahan lemak terletak di pusat inti plak, ditutupi oleh topi berserat. Istilah ini, aterosklerosis terdiri dari dua bagian; atherosis (akumulasi lemak yang disertai oleh beberapa makrofag) dan sklerosis (lapisan fibrosis yang terdiri dari sel otot polos [SMC], leukosit, dan jaringan ikat).
BalasHapusHai Fitri terima kasih atas pemaparannya π
HapusAtherosclerosis adalah penyakit di mana plak terbentuk di dinding arteri. Akibatnya, arteri menjadi lebih tebal. Arteri adalah pembuluh darah berotot yang membawa darah dari jantung.
BalasHapusHai bela terima kasih atas pemaparannya π
HapusHai dyah saya coba bantu menjawab ya. Aterosklerosis adalah suatu perubahan yang terjadi pada dinding arteri
BalasHapusyang ditandai dengan dengan akumulasi lipid ekstra sel, rekrutmen dan akumulasi leukosit, pembentukan sel busa, migrasi dan proliferasi miosit, deposit matrik ekstra sel (misalnya: kolagen, kalsium), yang diakibatkan oleh multifactor berbagai patogenesis yang bersifat kronik progresif, fokal atau difus serta memiliki manifestasi akut ataupun kronik yang menimbulkan penebalan dan kekakuan pada pembuluh arteri.
Hai Aziz terima kasih atas tanggapannya π
HapusHallo Dyah.
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan nomor 1.
Aterosklerosis adalah penyakit akibat respon peradangan pada pembuluh darah (arteri besar dan sedang), bersifat progresif, yang ditandai dengan deposit massa kolagen, lemak, kolesterol, produk buangan sel dan kalsium, disertai proliferasi miosit yang menimbulkan penebalan dan pengerasan dinding arteri, sehingga mengakibatkan kekakuan dan kerapuhan arteri.
Terimakasih.
Hayy Yustika terima kasih atas pemaparannya π
HapusBaiklah saya akan menjawab pertanyaan nomor 1 yaitu aterosklorosis adalah penebalan dinding arteri
BalasHapusHay kak Roli terima kasih atas tanggapannya π
HapusAterosklerosis adalah penebalan dinding arteri
BalasHapusHay lidini terima kasih atas pemaparannya π
HapusAterosklerosis adalah hasil dari hiperlipidemia dan oksidasi lipid yang menjadi penyebab utama kematian di negara maju. Ini adalah penyakit intima vaskular, di mana semua sistem vaskular dari aorta ke arteri koroner dapat dilibatkan dan ditandai oleh plak intima. Istilah atherosclerosis berasal dari Yunani, yang berarti penebalan lapisan intima arteri dan akumulasi lemak. Bahan lemak terletak di pusat inti plak, ditutupi oleh topi berserat. Istilah ini, aterosklerosis terdiri dari dua bagian; atherosis (akumulasi lemak yang disertai oleh beberapa makrofag) dan sklerosis (lapisan fibrosis yang terdiri dari sel otot polos [SMC], leukosit, dan jaringan ikat).
BalasHapusHai Halimah terima kasih atas pemaparannya π
Hapushai dyah sy akan mnjwb soal nmr 2. yaitu antihiperlipidemia merupakan obat yang digunakan untuk dislipidemia (misalnya dengan cara mengurangi level lemak pada darah). Secara menyeluruh, biasanya obat-obat ini menurunkan jumlah kolesterol dan LDL (low density lipoprotein) dalam darah dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein). Beberapa obat yang termasuk di dalamnya antara lain statin (yang lebih dikenal sebagai HMG-CoA (Hydroxymethylglutaryl-coenzim A) reductase inhibitor), fibrat, ezetimib, bile-acid binding resin (resin pengikat asam empedu, misalnya colestipol, colestyramine) dan asam nikotinat (niacin).
BalasHapusHai Anggi terima kasih atas pemaparannya π
HapusHallo Dyah.
BalasHapusSaya akan menjawab pertanyaan nomor 1.
Aterosklerosis adalah penyakit akibat respon peradangan pada pembuluh darah (arteri besar dan sedang), bersifat progresif, yang ditandai dengan deposit massa kolagen, lemak, kolesterol, produk buangan sel dan kalsium, disertai proliferasi miosit yang menimbulkan penebalan dan pengerasan dinding arteri, sehingga mengakibatkan kekakuan dan kerapuhan arteri.
Terimakasih.
Hai Irma terima kasih atas pemaparannya π
HapusHaii duah, bantu jawab nomor 1 yaa, menurut saya Artherosclerosis merupakan keadaan terbentuknya bercak yang menebal dari dinding arteri bagian
BalasHapusdalam dan dapat menutup saluran dari aliran darah dalam arteri koronaria. Bila penyempitan terjadi
pada pembuluh darah jantung dapat menyebabkan penyakit jantung koroner.
Hai Mega terima kasih atas jawabannya π
HapusHai dyah saya coba bantu menjawab ya. Aterosklerosis adalah suatu perubahan yang terjadi pada dinding arteri
BalasHapusyang ditandai dengan dengan akumulasi lipid ekstra sel, rekrutmen dan akumulasi leukosit, pembentukan sel busa, migrasi dan proliferasi miosit, deposit matrik ekstra sel (misalnya: kolagen, kalsium), yang diakibatkan oleh multifactor berbagai patogenesis yang bersifat kronik progresif, fokal atau difus serta memiliki manifestasi akut ataupun kronik yang menimbulkan penebalan dan kekakuan pada pembuluh arteri.
Hai Ovi terima kasih atas jawabannya π
HapusHai dyah saya coba bantu menjawab ya. Aterosklerosis adalah suatu perubahan yang terjadi pada dinding arteri
BalasHapusyang ditandai dengan dengan akumulasi lipid ekstra sel, rekrutmen dan akumulasi leukosit, pembentukan sel busa, migrasi dan proliferasi miosit, deposit matrik ekstra sel (misalnya: kolagen, kalsium), yang diakibatkan oleh multifactor berbagai patogenesis yang bersifat kronik progresif, fokal atau difus serta memiliki manifestasi akut ataupun kronik yang menimbulkan penebalan dan kekakuan pada pembuluh arteri
Hai Ike terima kasih atas pemaparannya π
Hapuswah artikelnya cukup memuaskan nih, bisa jadi referensi buat tugas kuliah
BalasHapusmau coba jawab pertanyaan kedua nih, antihiperlipidemia merupakan obat yang digunakan untuk dislipidemia (misalnya dengan cara mengurangi level lemak pada darah). Secara menyeluruh, biasanya obat-obat ini menurunkan jumlah kolesterol dan LDL (low density lipoprotein) dalam darah dan meningkatkan HDL (high density lipoprotein). Beberapa obat yang termasuk di dalamnya antara lain statin (yang lebih dikenal sebagai HMG-CoA (Hydroxymethylglutaryl-coenzim A) reductase inhibitor), fibrat, ezetimib, bile-acid binding resin (resin pengikat asam empedu, misalnya colestipol, colestyramine) dan asam nikotinat (niacin).
Hai lexsa terima kasih atas pemaparan jawabannya π
HapusHai dyah,, pemaparannya baik sekali sangat membantu saya dalam memahaminya
BalasHapusHay terima kasih nia
HapusHai dyah yerimakasih atad pemaparanya
BalasHapusSama-sama kak π
HapusAterosklerosis adalah hasil dari hiperlipidemia dan oksidasi lipid yang menjadi penyebab utama kematian di negara maju. Ini adalah penyakit intima vaskular, di mana semua sistem vaskular dari aorta ke arteri koroner dapat dilibatkan dan ditandai oleh plak intima. Istilah atherosclerosis berasal dari Yunani, yang berarti penebalan lapisan intima arteri dan akumulasi lemak. Bahan lemak terletak di pusat inti plak, ditutupi oleh topi berserat. Istilah ini, aterosklerosis terdiri dari dua bagian; atherosis (akumulasi lemak yang disertai oleh beberapa makrofag) dan sklerosis (lapisan fibrosis yang terdiri dari sel otot polos [SMC], leukosit, dan jaringan ikat).
BalasHapusHay Halimah terima kasih atas pemaparannya
HapusHai diah. saya akan mencoba menjawab pertanyaan nomro 3.
BalasHapuscontoh obat antihiperlipidemia dari golonga Derivat Asam Fibrat adalah Fibrat-Klofibrat-Bezafibrat dan Gemfibrozil yang menurunkan kadar trigliserida darah. Obat ini sedikit menurunkan kadar kolesterol. Digunakan terutama untuk menurunkan VLDL pada hiperlipidemia tipe IIb, III dan V. Mekanisme kerja : memacu aktivitas lipase lipoprotein, sehingga menghidrolisis trigliserida pada kilomikron dan VLDL.
Haloo diah, jawaban no 1 Aterosklerosis adalah penyakit umum di mana endapan lemak yang disebut plak saya atheromatous muncul di lapisan dalam arteri. Pembentukan plak ini dimulai dengan pengendapan kristal kolesterol kecil di intima dan otot polos yang mendasarinya. Kemudian plak tumbuh dengan proliferasi jaringan berserat dan otot polos dan tonjolan di dalam arteri dan akibatnya mengurangi aliran darah. Produksi jaringan ikat oleh fibroblas dan pengendapan kalsium dalam lesi menyebabkan sklerosis atau pengerasan arteri. Akhirnya, permukaan arteri yang tidak rata menghasilkan pembentukan bekuan dan trombosis, yang mengarah ke penyumbatan aliran darah secara mendadak.
BalasHapushy dyah artikel anda sangat membantu saya
BalasHapusterimakasih